251212

Posted in Reflection with tags , , on December 25, 2012 by bellapangab

Last year, this time, I wrote this Christmas reflection.

I keep being assured days by days that having faith and vision will bring us wherever we want to go.

So…

Image

If it should be black and white, don’t be sorrow, just prepare for the snow. :)

..and here I am in a snowy land of Czech Republic. :)

Menuju Senja

Posted in Article, conseptual with tags , , on September 5, 2012 by bellapangab

Di sore itu menuju senja di Nusa Dua.

Thanks, Payung Teduh for the muse. :)

Alegori

Posted in conseptual, Reflection with tags , , , , , on July 25, 2012 by bellapangab

Kamu itu seperti dia, datang malu-malu dengan kedipan sayu.

Lugu, lalu tersipu-sipu.

Pelan-pelan mendekati, menyeka redup menyemat kirana.

Berharmoni dengan tempo lalu mendadak staccato.

Menarik tali kekang, mendominasi segala bentang.

Tak ada ruang yang terlewati pandanganmu, bahkan palung Mariana tau kehadiranmu.

Aku suka.

Aku suka dominasimu.

Aku suka transisi itu.

Aku suka karena dominasimu menghangatkanku.

Semakin menghanyutkan saat kemudian kau perlahan menghilang.

Memberikanku waktu sekaligus menyulut rindu.

Mengambil peran, kita bergantian.

Aku itu seperti dia, sering kontras dengan lingkaranku.

Tapi itu yang menjadi daya pikatku.

Banyak yang bilang temaramku mendatangkan ilham.

Tak sedikit yang berjaga menemaniku melewati malam.

Berkontemplasi sambil menikmati sepi.

Kamu suka tersenyum kalo melihatku berulah.

Berganti-ganti, berjuta emosi.

Menjadi atraksi bagi mereka setelah senja.

Menggirangkan mereka yang bermuram durja.

Kamu suka.

Kamu suka antusiasmeku.

Kamu suka bagaimana aku menjadi bintang tanpa harus beridentitas bintang.

Semakin terjerat karena aku suka merayu.

Memang musuh kita cuma waktu.

Detik pergantian menjadi harta karun untuk bersatu.

Ah, tapi biarlah semua alamiah begitu.

Aku, kamu, kita sama-sama tau.

———————–

A paraphrase of Novi Kresna Murti’s piece in photograph for POSKARTRAVELER PROJECT 2012.

Chimera

Posted in conseptual, Reflection with tags , , , , , on July 25, 2012 by bellapangab

Angan-angan. Bersama nafas yang kuhirup dan kuhembus, jutaan khayal bertransformasi menjadi energi yang memompa nadi, mengirimkan pesan pada hati mengajak diri untuk memulai suatu perjalanan.

Sering aku harus pergi, bermigrasi dalam waktu dan dimensi, demi jumpai kamu, mimpi.

Sendiri mencari liku garis misteri menuju imaji, lamunan pagi.

Neuron otak kerap bereaksi, menggeliat mengilas memori, menyatukan serpihan-serpihan kenangan paralel pun seri.

Aku memilih, beraudisi dengan empati, menentukan pijak kaki, menuju tanah rebah hati.

Adukan emosi itu biasa, kejut reaksi bak eksplosi kimiawi datang dan pergi seperti keyakinan diri.

Boleh mata menjadi basah asal kepala tetap memandang sang angkasa.

Berguru pada langit, yang birunya terpijar jingga tertutup hitam selalu berganti tak kenal sepi, tak kunjung sedih.

Bagaimana tidak, dopamin dan serotonin membuncah setiap menengok murai berlalu-lalang mengikuti panji-panji.

Menjadi saksi akan dahsyatnya indera dan intuisi berkombinasi menjadi navigasi pemenuh visi.

Takjub mengingat mereka yang pergi tak lupa jalan kembali.

Katanya aku spesial dengan akal dan budi, tapi rasanya aku lebih sering tersesat dibanding murai yang penat.

Menuruti ambisi, mengagungkan aktualisasi.

Berbesar hati saat dicemooh kejamnya kompetisi.

Menekan rindu, membungkusnya dengan zirah independensi.

Menjemukan.

Terdengar menggelikan memang, tapi harus kuakui, sejauh apapun aku terbang mengejarmu, mimpi, aku tak bisa mematikannya, alarm yang menarikku agar tak melampaui garis angkasa ini, alarm yang membangunkanku saat ku terlalu jauh berlayar, alarm yang menjadi navigasi jika ku ingin kembali, ia si pemerah pipi, cinta.

—————–

A paraphrase of Novi Kresna Murti’s piece in photograph for POSKARTRAVELER PROJECT 2012.

It was raining and I was bored.

Posted in Uncategorized on May 22, 2012 by bellapangab

Wank

Posted in conseptual, Reflection with tags , on January 1, 2012 by bellapangab

As a person who is attracted so much into visual, sometimes I enjoy the moment popular with a term visualgasm a.k.a visual orgasm. Getting climax of fancy images or other visual arts is a priceless experience. Well, who doesn’t enjoy being in the peak? Everybody does. Several hours ago, I checked on videos I took on the new year eve, montage of the fireworks festive…and you know, I did visualgasm watching em. Then the philosoraptor in me asked, “If you did orgasm by your own work, didn’t it mean that you…masturbated?” Then I thought, “Damn, yes I did, indeed.” Hahaha. In fact, if it went that way, I had to admit that I climaxed so hard that my mind was blowing, and I was so happy.

Hence, recalling that we’ve entered the new year, twenty dozen, two zero one two, 2012, whatsoever, if I’m asked what my resolution is for this year, I’ll shamelessly answer: do a lot of jerking off.

Happy 2012!

 

*p.s. Forgive me for the low-res and watermark, well, nobody shares fingers when he/she wanks, aight? ;)

The Problem

Posted in conseptual, Reflection on December 30, 2011 by bellapangab

The major problem of all problems in this major.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 710 other followers